Selasa, 11 April 2017

Topologi Jaringan
Topologi Jaringan Sebuah LAN (Local Area Network) dapat diimplementasikan dengan berbagai macam topologi. Topologi yang di maksud di sini merupakan struktur jaringan fisik yang digunakan untuk mengimplementasikan LAN tersebut. Topologi dasar yang bisa digunakan dalam jaringan komputer adalah:
  • Topologi Bus (Linear)
  • Topologi Ring (Cincin)
  • Topologi Star (Bintang)
  • Topologi Tree (Pohon)
  • Topologi Mesh (Web)
Topologi pengembangan di atas biasanya berupa: Topologi tree (Pohon) yang merupakan pengembangan dari topologi star (Bintang) dan topologi bus (Linear), topologi mesh (Web) atau biasa disebut Hybrid atau Multipoint yang merupakan pengembangan dari topologi bus (Point to Point), topologi Loop yang merupakan pengembangan dari topologi Ring (Cincin). Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Salah satu dari topologi ini dapat dipilih untuk mengimplementasikan sebuah LAN. Tentunya topologi yang dipilih adalah yang paling sesuai dengan kebutuhan LAN yang sedang di rancang.


1. Topologi Bus (Linear)
Topologi bus diimplemenasikan dengan menggunakan media fisik berupa kabel koaksial. Topologi ini umumnya digunakan untuk jaringan komputer yang terhubung secara sederhana sehingga komputer-komputer yang terlibat di dalamnya bisa berkomunikasi satu sama lainnya. Realisasi dari topologi bus ini adalah adanya sebuah jalur utama yang menjadi penghubung antar komputer. Sebelum mengirim data, NIC (Network Interface Card) komputer pengirim akan melihat dahulu apakah jalur transmisi sedang sibuk atau tidak. Apabila jalur sedang sibuk atau sedang digunakan oleh komputer lainnya, maka ia akan menunggu selama beberapa waktu yang acak sebelum mencoba mengirimkan data kembali. Data akan dikirimkan begitu ada indikasi bahwa jalur transmisi sedang digunakan. Hal ini digunakan untuk menghindari terjadinya bentrokan atau tabrakan (coliision) pada transmisi data.
  • Kelebihan dari topologi Bus :
    • Mudah atau sederhana untuk menambahkan komputer ke jaringan ini, hanya perlu memasang konektor baru.
    • Tidak perlu banyak menggunakan kabel dibandingkan dengan topologi Star
  • Kekurangan dari topologi Bus :
    • Seluruh jaringan akan mati jika ada kerusakan pada kabel utama.
    • Membutuhkan terminator pada kedua sisi dari kabel utamanya.
    • Sangat sulit mengidentifikasi permasalahan jika jaringan sedang jatuh/mati.
    • Sangat tidak disarankan dipakai sebagai salah satu solusi pada penggunaan jaringan di gedung besar.



2. Topologi Ring (Cincin)
Bentuk ini merupakan bus jaringan yang ujung-ujungnya dipertemukan kembali sehingga membentuk suatu lingkaran, setiap informasi yang diperoleh diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewati. Jika bukan untuknya, maka informasi akan dilewatkan sampai menemukan alamat yang benar. Pada topologi Ring, salah satu komputer pada jaringan ini berfungsi sebagai penghasil token . Token disini dapat diibaratkan sebagai kendaraan yang berfungsi membawa data melalui media fisik. Token akan membawa data melalui jalur transmisi hingga menemukan tujuannya. Sebuah token dapat berada dalam dua jenis keadaan yang berbeda, sedang digunakan, atau sedang bebas. Bila sebuah token berada dalam kondisi sedang digunakan ini berarti token tersebut sedang membawa data. Ini berarti token tersebut sedang digunakan oleh salah satu komputer untuk mengirimkan datanya. Token yang sedang berada dalam keadaan ini akan berkeliling mencari komputer tujuannya. Selama tujuannnya belum ditemukan, token ini akan berada dalam keadaan tersebut. Setelah token menemukan tujuannya, ia kan menyampaikan data yang dibawanya. Kemudian token tersebut akan berada dalam keadaan bebas.Ini berarti token tersebut bisa dibebani dengan data lagi, token tersebut siap untuk membawa data baru. Token yang bebas akan berkeliling lagi untuk menerima tugas untuuk membawa data baru. 
  • Kelebihan dari topologi ring :
    • Pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi,
    • Penggunaan jumlah kabel LAN yang sedikit sehingga akan menghemat biaya,
    • Kemungkinan terjadinya bentrokan dalam transfer data ditiadakan.
  • Kekurangan dari topologi ring :
    • Jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error,
    • Harga implementasinya yang lebih mahal.



3. Topologi Star (Bintang)
Topologi ini didesain di mana setiap node (file server, workstation dan perangkat lainnya) terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub atau konsentaror. Data yang terkirim ke jaringan akan melewati hub/konsentrator sebelum melanjutkan ke tempat tujuannya. Hub ataupun konsentrator akan mengatur dan mengendalikan keseluruhan fungsi jaringan. dia juga bertindak sebagai repeater/penguat aliran data. Konfigurasi pada jaringan model ini menggunakan kabel twisted pair, dan dapet digunakan bersama kabel koaksial atau kabel fiber optic.
Protokol-protokol yang menggunakan konfigurasi bintang ini umumnya adalah Ethernet atau LocalTalk. Token Ring menggunakan topologi yang sama dengannya yang di sebut bintang dalam lingkaran (star-wired ring). 
  • Kelebihan dari topologi star :
    • Sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan,
    • Tidak mengakibatkan gangguan pada jaringan ketika akan memasang atau memindahkan perangkat jaringan lainnya,
    • Mudah untuk mendeteksi kesalahan dan memindahkan perangkat-perangkat lainnya,
    • Mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu pihak lain,
    •  Tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi.
     
  • Kekurangan dari topologi star : 
    • Membutuhkan hub atau konsentrator, dan bilamana hub atau konsentrator tersebut jatuh atau rusak node-node yang terkoneksi tidak terdeteksi.
    • Lebih mahal daripada topologi jaringan Bus (linear), karena biaya untuk pengadaan hub dan konsentrator
    • Memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub,
    • Kestabilan jaringan sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.

4. Topologi Tree (Pohon)
Topologi tree merupakan perpaduan antara topologi Bus dan Star, yang terdiri dari kelompok-kelompok workstation konfigurasi bintang yang terkoneksi ke kabel utama yang menggunakan topologi Bus. Topologi ini memungkinkan untuk pengembangan jaringan yang telah ada, dan memungkinkan mengonfigurasi jaringan sesuai dengan kebutuhannya.
  • Kelebihan dari topologi tree :
    • Instalasi jaringan dari titik ketitik pada masing-masing segmen
    • Didukung oleh banyak perangkat keras dan perangkat lunak
  • Kekurangan dari topologi tree :
    • Keseluruhan panjang kabel pada tiap-tiap segmen dibatasi oleh tipe kabel yang digunakan.
    • Jika jaringan utama/backbone rusak, keseluruhan segmen ikut jatuh juga.
    • Sangat sulit untuk dikonfigurasi dan juga untuk pengkabelannya dibandingkan topologi jaringan model lain.



5. Topologi Mesh (Web)
Topologi ini juga disebut sebagai jaring, karena setiap komputer akan berhubungan pada tiap-tiap komputer yang tersambung. Topologi ini jarang sekali diterapkan dalam LAN karena alasan pemborosan kabel dan sulitnya instalasi, selain itu juga sulit mendeteksi keamanannya. Biasanya model ini diterapkan pada WAN atau internet sehingga disebut sebagai topologi Web. Keuntungannya bahwa kita bisa melakukan komunikasi data melalui banyak jalur, jika jalur satu terputus, maka kita bisa menggunakan jalur yang lain. Di bawah ini diperlihatkan tabel yang memuat perbandingan penggunaan media transmisi kabel dan protokol dalam sebuah LAN.




·         Kelebihan/Keuntungan Topologi Mesh
o    Keamanan yang dapat dikatakan baik 
o    Besar bandwith yang cukup lebar
o    Tidak perlu khawatir mengenai tabrakan data
o    Pengiriman dan pemrosesan data yang terbilang cepat 
 
Kekurangan/Kelemahan Topologi Mesh
o    Biaya pemasangan yang besar
o    Biaya yang cukup mahal karena menggunakan banyak kabel dan port
o    Instalasi dan konfigurasi yang rumit dan sulit

Sumber: Klik Disini !